Penyakit rematik dan penyebabnya

penyakit rematik

Rematik adalah penyakit yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atau persendian yang mengalami peradangan dan pembengkakan dan penyakit rematik terdiri atas berbagai jenis dan bisa menjangkiti persendian mana pun pada tubuh. Penyakit rematik biasanya menyebabkan radang, dan kemudian mengakibatkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan autoimun.

Baca Juga : Gejala Asam Urat

Penyebab penyakit rematik

Disebabkan karena sistem imunitas tubuh yang menyerang sendi. Pada sendi yang terserang akan mengalami peradangan yang akan merusak sendi dan tulang. Ligamen dan otot pun dapat juga mengalami kelemahan yang nantinya dapat mengubah bentuk sendi.

Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya rematik:

1. Hormon

Para ahli menyimpulkan, kadar hormone perempuan turut meningkatkan risiko rematik. Beberapa wanita mengalami gejala rematik yang meningkat tajam saat sedang hamil dan bisa bertambah parah setelah melahirkan.
Selain itu, kondisi lain yang memicu naiknya kadar hormone pada wanita seperti menyusui atau menggunakan alat kontrol kehamilan hormonal, juga bisa memperbesar kemungkinan rematik.

2.Rokok

Asap pada rokok bisa memengaruhi tingkat keparahan rematik serta efektif atau tidaknya perawatan yang dijalani. Hasil studi dari Arthritis Research and Therapy menemukan, sedikit saja paparan asap rokok bisa meningkatkan risiko rematik.Hasil studi ini juga menunjukkan kalau merokok setiap hari bisa membuat perempuan berisiko dua kali lebih besar terkena penyakit ini.

3. Obesitas

Obesitas merupakan salah satu faktor penyebabnya. Ya, dikarenakan lemak dalam tubuh menghasilkan protein sitokin yang berpotensi memicu radang. Namun obesitas bukanlah faktor tunggal yang bisa menyebabkan seseorang menderita rematik.

4. Osteoartritis

Osteoartritis merupakan penyakit persendian yang menimbulkan rasa sakit dan terbatasnya pergerakan sendi. Seiring waktu, hal ini bisa menyebabkan keruskan tulang rawan.

Penyakit ini biasanya menyerang berbagai macam persendian seperti jari, leher, kaki, pinggang, lutut, dan pinggul. Penuaan atau bertambahnya usia merupakan faktor umum terjadinya osteoartritis.

Pengobatan di Rumah

  1. Minum obat sesuai anjuran dokter.
  2. Kurangi berat badan jika berat badan Anda berlebih.
  3. Perhatikan asupan makanan Anda. Perbanyak makan buah sayur dan hindari berbagai jenis makanan yang tinggi lemak dan gula.
  4. Hindari stres. Lakukan berbagai hal yang Anda sukai seperti membaca buku atau mendengarkan musik untuk menghindari stres.
  5. Olahraga teratur. Namun, tanyakan pada dokter terkait olahraga yang sesuai dengan kondisi Anda.
    Segera hubungi dokter jika Anda mengalami nyeri sendi disertai demam yang tak kunjung membaik meski sudah minum obat.
  6. Hindari minum alkohol selama Anda menjalani terapi pengobatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *