Radang paru atau pneumonia

radang paru

Radang paru atau Pneumonia adalah salah satu penyakit paru-paru yang menyumbang angka kematian tertinggi, khususnya pada anak-anak. Penyakit yang bahkan dijuluki dengan The Forgotten Killer (Pembunuh yang terlupakan) ini, merupakan penyebab kematian nomor kedua pada balita, setelah diare di Indonesia.

Penyakit ini menyebabkan peradangan pada organ pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari atmosfir agar paru-paru tidak dipenuhi cairan. Gejala khasnya meliputi batuk, nyeri dada, demam, dan kesulitan bernapas.

Gejala Radang Paru-Paru

Pasien radang paru-paru yang menular biasanya menderita batuk produktif, demam yang disertai menggigil, sulit bernapas, nyeri dada yang tajam selama menarik napas dalam-dalam, dan mengalami peningkatan laju respirasi. Pada manula, munculnya kebingungan menjadi tanda yang paling utama. Sedangkan tanda dan gejala khusus pada anak-anak balita yaitu demam, batuk, dan napas yang cepat atau sulit.

Akan tetapi, gejala batuk sering kali tidak muncul pada anak-anak berusia kurang dari 2 bulan. Tanda dan gejala yang lebih parah meliputi: kulit biru, rasa haus berkurang, kejang, muntah-muntah yang menetap, suhu ekstrem, atau penurunan tingkat kesadaran.

Perlu diketahui juga, gejala radang paru-paru bisa berdasarkan tingkat keparahannya. Keragaman gejala tersebut juga bisa disebabkan oleh perbedaan pada jenis bakteri pemicu infeksi, usia, dan kondisi kesehatan pengidap.

Gejala-gejala umum yang biasanya muncul meliputi:

  • Rasa sakit pada dada ketika menarik napas atau batuk.
  • Diare.
  • Demam.
  • Kelelahan.
  • Sesak napas.
  • Mual atau muntah.
  • Berkeringat dan menggigil.
  • Batuk kering atau batuk dengan dahak kental berwarna kuning, hijau, atau disertai darah.

Segera cari bantuan medis apabila muncul gejala-gejala yang parah, seperti napas terengah-engah, sakit dada, atau linglung menyerang Anda.

Bahan Alami untuk Atasi Radang Paru-Paru

1. Daun sambiloto ataupun sari kulit manggis.

daun sambiloto

Cara menggunakannya pun sama, sambiloto atau kulit manggis dikeringkan kemudian ditumbuk hingga menjadi bubuk. Kemudian seduh dengan air panas seperti membuat kopi, lakukan hal ini secara rutin minimal 2 kali sehari hingga radang paru-paru perlahan-lahan mulai menghilang. Jika sakit masih berlanjut segera lakukan pemeriksaan medis seperti rontgen untuk mengetahui seberapa parah radang paru-paru Anda.

2. Berkumur dengan air garam

air garam

Berkumur dengan air garam dapat membantu menyingkirkan lendir di tenggorokan Anda dan meredakan iritasi. Anda bisa melakukannya dengan cara:

Larutkan ¼ sampai ½ sdt garam ke dalam segelas air hangat.
Gunakan air garam tersebut untuk berkumur setidaknya selama 30 detik.
Ulangi sebanyak tiga kali sehari.

baca juga : Pengobatan Tradisional

3. Minum teh pepermin/kunyit

kunyit

Teh pepermin bisa menjadi alternatif pilihan untuk meringankan iritasi dan mengeluarkan lendir-lendir yang menganggu. Hal ini dikarenakan pepermin termasuk ke dalam dekongestan (obat untuk sistem pernapasan bagian atas), antiperadangan, dan penghilang rasa sakit. Anda bisa menyeduh teh pepermin instan atau bisa juga membuatnya sendiri dari daun mint yang segar. Selain itu, menghirup aroma teh juga dapat membantu menyegarkan dan membersihkan jalur pernapasan Anda yang penuh dengan lendir.

4. Minuman kafein

minuman kafein untuk radang paru

Pada dasarnya, minuman kafein mengandung senyawa yang disebut teofilin yang mirip dengan obat bronkodilator yaitu obat untuk memperlancar pernapasan. Konsumsi minuman atau makanan yang mengandung kafein seperti teh hitam, teh hijau dan kopi dapat membantu membuka saluran udara di paru-paru yang bisa melegakan saluran napas. Efek kafein ini bisa bertahan hingga empat jam.

5. Kompres dahi dengan air hangat

kompres air hangat

Salah satu gejala radang paru-paru yang terlihat ringan adalah deman. Meski hal sering dianggap penyakit tidak berbahaya, namun jika hal ini tidak mendapatkan penanganan serius maka bisa menimbulkan komplikasi. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk meredakan demam adalah kompres.

Anda bisa mengompres dahi untuk membantu mendinginkan suhu tubuh. Kompreslah dengan air hangat karena penggunaan air dingin justru bisa menyebabkan kedinginan akibat adanya perubahan susu dadakan antara tubuh dengan kompresan. Mengompres dengan air hangat membantu menetralisir suhu tubuh secara bertahap.

sumber :

  • https://id.wikipedia.org/
  • https://www.liputan6.com/
  • doktersehat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *