Diet asam urat apa saja?

diet asam urat

Diet asam urat tinggi adalah suatu kewajiban dan keharusan. Jika tidak, maka bersiap-siaplah Anda untuk merasakan penderitaan yang sangat akibat serangan rasa nyeri di hampir seluruh atau sekujur tubuh. Bagi Anda yang dinyatakan positif mengidap penyakit asam urat, maka sudah semestinya untuk segera malakukan kontrol terhadap setiap makanan yang akan disantap, pengaturan pola makan yang tepat memang harus segera dilakukan sebagai upaya diet asam urat. Dan menjadi suatu keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi bagi Anda yang sudah terdapat timbunan asam urat yang tinggi dalam tubuh Anda.

Tips Diet untuk Penderita Asam Urat

1. Membatasi protein hewani

Diet penderita asam urat dengan cara menghindari dan membatasi makanan yang tinggi purin seperti jeroan (hati, usus, jantung, otak dan paru-paru), daging merah (sapi, babi dan kambing), ikan berlemak dan makanan laut (ikan tuna, udang, lobster dan kerang). Karena semua protein hewani mengandung purin maka perlu batasan asupan hanya 4–6 ons (113–170 gram) setiap hari.

2. Boleh makan protein nabati berlebih

Pemenuhan kebutuhan protein dapat Anda dapatkan seperti kacang dan kacang polong yang secara tidak langsung membantu mengurangi lemak jenuh dan mencegah obesitas atau asam urat.

3. Batasi dan hindari alkohol

Diet untuk penderita asam urat adalah menghindari alkohol, karena minuman ini akan menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh sehingga akan meningkatkan risiko serangan asam urat.

4. Minum banyak cairan terutama air

Cairan dapat membantu menghilangkan asam urat dari tubuh. kebutuhan cairan tubuh sekitar 8 gelas sehari.

baca juga : Penyebab Asam Urat

5. Pilih karbohidrat kompleks

Makanan untuk asam urat adalah biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan karbohidrat olahan seperti kue, roti dan permen memiliki asam urat yang rendah.Makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi.

Menu diet makanan yang bisa digunakan :

  1. Kacang-kacangan dan kacang lentil
  2. Kacang-polongan
  3. Cairan, terutama air putih
  4. Susu rendah lemak atau bebas lemak (maksimal 473-709 ml per hari)
  5. Biji-bijian utuh (seperti gandum, beras merah, dan jelai)
  6. Ubi jalar
  7. Buah-buahan dan sayur-sayuran
  8. Hindari konsumsi minum susu murni atau susu kental manis yang tinggi lemak. Ganti dengan susu rendah lemak dan batasi hanya 473-709 ml saja. Bisa juga dengan produk susu nabati seperti susu kedelai sebagai alternatifnya.

Makanan kaya vitamin C seperti buah ceri diketahui dapat membantu mengatasi serangan asam urat. Sayuran yang mengandung serat tinggi tapi rendah kalori juga memberikan efek serupa. Ya itulah berbagai cara yang dapat dilakukan.

sumber :

  • https://www.honestdocs.id
  • doktersehat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *