Bahaya Anemia Jika Di Diamkan

Bahaya Anemia Jika Di Diamkan – Penyakit anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah Anda lebih rendah dari jumlah normal.

Anemia juga bisa terjadi jika sel-sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin. Hemoglobin adalah protein kaya zat besi yang memberikan warna merah darah. Protein ini membantu sel-sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Jika Anda memiliki anemia, tubuh Anda tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen. Akibatnya, Anda mungkin merasa lelah atau lemah. Anda juga mungkin memiliki gejala lain, seperti sesak napas, pusing, atau sakit kepala.

Obat Anemia

baca juga : Jelly Gamat Walet Untuk Sakit Maag Kronis

Gejala Anemia

  1. Napas tersengal
  2. Kulit pucat
  3. Dada sesak
  4. Suhu tubuh mengalami dingin yang ekstrem
  5. Sering sakit kepala
  6. Aliran menstruasi berlebihan

Bahaya Anemia Jika Di Diamkan

Bahaya Anemia Jika Di Diamkan

  • Komplikasi kehamilan

Bila anemia menyerang mereka yang sedang hamil, maka penyakit ini dapat menyebabkan anak lahir lebih cepat (prematur). Bahaya Anemia Jika Di Diamkan

  • Masalah jantung

Anemia dapat menyebabkan irama jantung menjadi tidak beraturan akibat kurangnya darah yang ada di dalam tubuh. Jika ini dibiarkan berlarut-larut, jantung penderita akan membesar dan meningkatkan risiko gagal jantung.

  • Kematian

Sickle cell anemia (anemia kelianan darah), serta anemia jenis lainnya dapat menyebabkan penderitanya kehilangan nyawa jika tidak diobati dengan cepat dan tepat.

Yuk, cegah anemia!

Sebelum anemia mengganggu kesehatanmu, lakukan pencegahan. Banyak jenis anemia tidak dapat dicegah, tetapi anemia defisiensi besi dan anemia defisiensi vitamin dapat dihindari dengan diet yang mencakup berbagai vitamin dan nutrisi, antara lain;

• Zat besi. Makanan kaya besi termasuk daging sapi, hati, kacang-kacangan, lentil, sereal yang diperkaya zat besi, sayuran berdaun hijau gelap, dan buah kering.
• Folat. Dapat ditemukan dalam buah-buahan dan jus buah, sayuran berdaun hijau gelap, kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, dan produk biji-bijian yang difortifikasi seperti; roti, sereal, pasta dan nasi.
• Vitamin B12. Makanan kaya vitamin B12 termasuk daging, produk susu, dan sereal dan produk kedelai yang difortifikasi.
• Vitamin C. Makanan kaya vitamin C seperti jeruk, paprika, brokoli, tomat, melon dan stroberi, dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi.

Demikian artikel mengenai bahaya anemia. Semoga bermanfaat

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *